• LABUHANBATU , sumut24.net - Sudah tidak asing dan aneh lagi jika masyarakat menyaksikan atau melihat oknum oknum Polantas seperti photo di atas dan pemandangan tersebut akan terlihat jika sudah memasuki wilayah Sumatera Utara tepatnya setelah melewati perbatasan Riau dan memasuki wilayah Sumut ,seperti di perbatasan Sumut-Riau dan sampai ke Kabupaten Labuhan batu maka kita akan melihat secara langsung kegiatan kegiatan seperti photo di atas.

Berikut yang di sampaikan ahmad selaku pengguna jalan asal Labusel ke sumut24.net " kalau hendak menyaksikan seperti photo di atas datang aja ke provinsi Sumatera Utara dan terkadanga ada rasa bergidik di hati ini yang seharusnya mereka sebagai pelindung tapi koq malah seperti pemalak dan anehnya lagi untuk di wilayah Sumatera Utara ini dan menurut kami itu bukan program hunting tapi kenapa tidak pernah di lengkapi jika melaksanakan razia seperti plang razia yang harus sesuai dengan PP No 42 Tahun 1993 dan harus sesuai pasal 15 ayat 1 sampai 3, disebutkan bahwa pada tempat pemeriksaan wajib dilengkapi dengan tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan kendaraan bermotor. Tanda dimaksud harus ditempatkan pada jarak sekurang-kurangnya 100 meter sebelum tempat pemeriksaan tapi yang kita temukan tidak pernah seperti yang sudah di atur dalam pasal serta PP tersebut di atas ,kami sebagai warga Negara Indonesia melalui media sumut24.net ini sangat mengharapkan agar Kapolri dapat mendengar suara kami ini dan sesuai dengan 11 program kapolri baru bisa secepatnya di terapkan sampai ke tingkat terendah sekalipun karena jika tidak secepatnya perubahan ini dilakukan maka akan semakin turunlah kepercayaan masyarakat terhadap Polri " tegasnya.

Dari pantauan sumut24.net di beberapa titik di kabupaten Labuhan Batu selatan juga labuhan Batu seperti di Polsek sungai Kanan ,Kecamatan sei Kanan ,Kabupaten Labusel sama saja dengan di tempat razia lainya tidak sesuai dengan aturan dan peraturan yang ada sehingga masyarakat banyak menilai bahwa razia yang di gelar mereka itu tidak ubahnya seperti PUNGLI yang sudah terorganisir dan para Kapolsek juga kapolres seolah melakukan pembiaran tanpa ada penindakan terhadap personelnya yang melaksanakan tugas tanpa prosedur atau tidak sesuai aturan dan peraturan .

 


LIPUTAN : TIM S24


 

Last modified on Wednesday, 10 August 2016 16:06
Rate this item
(2 votes)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Saran selalu di pertimbangkan. Dilarang keras Copas Kecuali lampirkan sumber. " Informasi Akurat Dan Terpercaya " . Terimakasih

This module can not work without the AcyMailing Component

Iklan