Items filtered by date: November 2019
Rohul ( sumut24.net ) - MA Nurul Iman Mahato saat ini dipimpin Oleh Kardian Ishak Siregar ,S.Pd . Sekolah yang begitu pesat kemajuan nya , di desa Mahato bandar selamat Tambut Rohul Riau . Donatur pembangunan  MA Nurul Iman Mahato  Bapak Haji Abdul Gani ,SE . ( Pekanbaru ) . Sebagai adab dan rasa hormat yang setinggi-tinggi nya , usai kepulangan Guru Bahasa Inggris dan siswa/i MA Nurul Iman Mahato Tambusai Utara Rokan Hulu Riau . Usai mengikuti Kursus Bahasa Inggris di Language Course - Kampung Inggris , Pare-Pare Kediri Jawa Timur , maka tim terlebih dahulu singgah di kediaman Donatur Pembangunan MA Nurul Iman Mahato yakni Bapak Haji Abdul Gani ,SE  yaitu pada hari Minggu ,17/11/2019 sekira pukul 16.00 wib di Pekanbaru Riau .  Dengan sillaturrahmi ini kerumah Bapak Haji Abdul Gani ,SE , semoga semakin terjalin tali persaudaraan antara staf Pengajar / guru dan siswa/i MA Nurul Iman Mahato . Sebab Bapak Haji Abdul Gani ,SE telah berbuat banyak terhadap pembangunan sekolah tersebut . Harapan para guru dan siswa /i semoga bapak Haji Abdul Gani ,SE  kita doa kan sehat selalu . Dengan kedatangan para guru dan siswa/i  disambut hangat dengan senang hati dan ramah tamah oleh  Bapak Haji Abdul Gani ,SE . Beliau berpesan kepada siswa/i , agar  tekun belajar /  tingkatkan prestasi  dan  pergunakan waktu sebaik-baik nya untuk menuntut ilmu ( terutama ilmu agama )  , raihlah masa depan yang gemilang ungkap Bapak Haji Abdul Gani ,SE . Kepala Sekolah MA Nurul Iman Mahato Kardian Ishak Siregar ,S.Pd  berharap,  agar  Kedepan nya terutama terhadap siswa/i ,  semoga kita dapat segera melaksanakan program untuk siswa siswi dan guru MA Nurul Iman Mahato mampu berkomunikasi dengan bahas Inggris dan bahasa Arab . Dan ilmu yang didapat nanti nya bisa diterapkan ditengah - tangah Masyarakat setelah tamat dari MA Nurul Iman Mahato , apabila tidak melanjutkan ke Perguruan tinggi ,  ungkap KASek MA Nurul Iman Mahato Kardian Ishak Siregar ,S.Pd menutup .( EYT / AJO )
Published in Riau

Labura ( sumut24.net ) - Bupati Labuhanbatu Utara H.Kharuddin Syah Sitorus , SE , menggelar pertemuan dengan Mahasiswa Tahun 2019 di Gelanggang Mahasiswa UINSU Jl. Sutomo Medan Jum’at 15/11/2019 sekira pukul 14 : 00 wib. Hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Rektor III Unimed Dr. Sanat Siagian, M.Pd, Amalia Meutia, S.P.si Staf ahli Rektor USU, Sekda H. Habibuddin Siregar, A.P, M.AP, Asisten Pemerintahan dan Kesra Nur Rahman, S.Sos, Asisten Administrasi Umum H. Abdul Hasris Rangkuty, M.A.P, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Marwansyah, SH serta para Pimpinan OPD Kadis Pendidikan Suryaman Munthe, M.Pd, Kadis Kominfo Drs. Sugeng.

Dalam pidatonya Bupati menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pihak Kampus UIN Sumatera Utara yang telah  bersedia menyiapkan tempat. Sebagaimana kita ketahui bersama Pemkab Labura telah bekerjasama dengan Universitas terkemukan sejak Tahun 2014. Saat ini ada sekitar 400 lebih Mahasiswa/i telah dapat bea siswa dari Pemkab Labura, ucapnya dihadapan sekitar 1.700 mahasiswa/i asal Labura.

Bupati juga menambahkan sudah 5 Universitas milik pemerintah yang bekerja sama dengan Pemkab Labura seperti UIN SU, USU, Unimed, IPB Bogor dan STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat) .

“Membangun suatu daerah dimulai dari SDM yang unggul”, dengan demikian Kami berkomitmen akan terus melakukan MOU dengan Universitas ternama untuk menempuh pendidikan dan menganggarkan bea siswa kepada masyarakat Labuhanbatu Utara yang berprestasi, ungkap Bupati Labura yang akrab disapa H. Buyung.

Perwakilan Mahasiswa dalam sambutannya yang disampaikan oleh Khairul Hartami Hasibuan dari UIN Sumatera Utara mengatakan, “salut buat Pemkab Labura, baru kali ini Pemerintah Kabupaten yang ada di sumatera Utara mengadakan pertemuan dengan mahasiswa/i yang notabanenya warga Labuhanbatu Utara.

“Kami berharap Pemkab Labura tetap mengadakan acara ini secara rutin berkesinambungan agar kami mahasiswa yang diperantauan dapat mengenal lebih dekat dengan Bupati beserta jajarannya” tutup khairul ( adi )

Published in Labuhanbatu Utara
Labura ( sumut24.net ) - Pasca acara sillaturahmi yang diadakan pemkab Labuhanbatu Utara yang dihadiri langsung Bupati Labura H.Kharuddinsyah Sitorus SE, dan beberapa tokoh mahasiswa  menyampaikan pendapat
 
Dari wawancara yang dilakukan, M.Azhari Marpaung presma UINSU mengatakan bahwa mahasiswa tetap mengapresiasi langkah pemkab Labura merangkul mahasiswa. Ini juga ajang kami sebagai mahasiswa bisa berkumpul diperantauan
 
Ketua @himla_labura Anggi Hasbi mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada pemkab Labura bahwa ajang ini membuktikan keperdulian pemkab Labura pada mahasiswa. Bahwa dalam kegiatan silaturahmi tadi ada sedikit aksi dari kawan kawan mahasiswa lainnya, kami tetap menghargai aksi kawan kawan mengawal pemerintah demi kesejahteraan rakyat
 
Hal sepadan disampaikan Wira Putra selaku pemuda yang juga bergerak di kegiatan kemahasiswaan ia menyampaikan apresiasi pada pemkab Labura yang mau melakukan kegiatan silaturahmi ini untuk kesekian kalinya
 
Ketua IMKM Marbau Wahyu Rambe menyampaikan apresiasi serupa, namun memang dalam pelaksanaannya banyak hal yang harus dibenahi. Mulai dari registrasi hingga kurangnya personil kepanitiaan dari pemkab sehingga kegiatan berjalan ada yang kurang kondusif. "Kedepan harusnya personil ditambahi. Memang tak ada yang menyangka mahasiswa datang se ramai ini. Namun jika persiapan semakin matang, hal hal yang seharusnya tak terjadi bisa di antisipasi" ungkap Wahyu ( adi )
Published in Labuhanbatu Utara

Labura ( sumut24.net ) - Muhammad Fikri adalah anak pasangan dari mudiono dan sri muliani yang menderita penyakit kanker yang sudah dirasakan sejak 3 tahun lalu. Penuturan dari Mudiono ayah dari Muhammad Fikri menuturkan anaknya sudah menderita penyakit ini sejak umur 1 Tahun dan sekarang usia Fikri sudah 4 tahun. Dua tahun belakangan ini mata Fikri semakin membesar, tiap harinya fikri selalu menangis menahan sakitnya. 

Mengetahui adanya postingan di Facebook, Aris Simangunsong selaku Humas Gowes Hebat Labura mengambil sikap untuk penggalangan dana. hasil pengumpulan dana berjumlah Rp. 3.850.000. kegiatan ini merupakan program Gowes Hebat Labura untuk melakukan kegiatan sosial di Kabupaten Labuhanbatu Utara, ke depannya kita akan sinergikan program ini jelas Aris.
 
Setelah dana terkumpul Hendriyanto Sitorus selaku pembina Gowes Hebat Labura mengajak istrinya Dr Rama Dhona sihotang ke Medan untuk memberikan tali asih kepada keluarga Muhammad Fikri, dengan harapan tali asih ini dapat bermanfaat untuk kesembuhan Fikri. 
 
Hendriyanto Sitorus memberikan tali asih kepada Sri Muliani ibu dari Muhammad Fikri pada Kamis 14/11/2019 di kos - kosan dekat Rumah Sakit Adam Malik. Karena menunggu keluar hasil pemeriksaan, kami sementara tinggal di kos-kosan. Jelas Sri Muliani.
 
Isak tangis terpancar dari raut wajah Sri Muliani saat menerima tali asih. Ucapan terima kasih kepada Gowes Hebat Labura atas kepedulian memberikan tali asih karena tidak menyangka jika Gowes Hebat Labura mengumpulkan uang. Apalagi saya tidak habis pikir Hendriyanto Sitorus beserta istrinya rela ke Medan hanya untuk mengantarkan tali asih ini. Jelas Sri Muliani.
 
Hendriyanto Sitorus juga meminta kepada seluruh teman - teman yang tergabung di Gowes Hebat Labura untuk selalu mendoakan agar penyakit yang diderita Muhammad Fikri cepat sembuh dari penyakitnya . ( adi )
Published in Labuhanbatu Utara

Sergai (sumut24.net) - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H tingkat Kabupaten Sergai, Jumat (15/11/2019), dipusatkan di lapangan sepak bola MIN 1 Kecamatan Bintang Bayu.

Bupati Sergai, Ir H Soekirman, didampingi Wabup, H Darma Wijaya mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, pada hakekatnya merupakan wujud penghormatan yang dalam kepada Rasul.

Beliau bukan saja seorang Nabi dan Rasul Allah, tetapi juga Pimpinan umat manusia, katanya.

Ajaran Islam yang dibawa Nabi Muhammad telah mengubah wajah dunia dan peradaban ke arah yang lebih baik, lebih manusiawi serta lebih beradab, dibandingkan dangan waktu-waktu sebelumnya.

Sedangkan makna peringatan Maulid Nabi, sesungguhnya adalah untuk meneladani setiap pikiran, ucapan dan tindakan Nabi Muhammad SAW, ujarnya.

Kita patut meneladani buah pikiran Rasullulah yang cerdas dan jernih, ucapan  yang santun dan lembut tindakan yang arif dan bijaksana serta memegang teguh kejujuran dalam setiap langkah serta prilaku yang diwarnai dengan akhlak mulia, Akhlakul Karimah, katanya.

Bahwa terdapat dua langkah yang di sukai Allah SWT, langkah pertama adalah mendatangi rumah ibadah. Allah SWT sangat menyukai langkah tersebut. Langkah kedua adalah langkah menuju silaturahim. Siapapun yang rajin silaturahim, maka akan dimudahkan dari segala urusan, terutama dalam hal kesembuhan penyakit serta di perpanjang umur, ungkap Bupati.

Selain itu, Bupati dan Wabup juga mengajak seluruh yang hadir untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

Satukan semua perbedaan, karena kita semua bersaudara yang terpatri dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, katanya.

Saat ini Pemkab Sergai terus berpacu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Di era digital informasi ini, tentu masyarakat yang memiliki usaha di Kabupaten Sergai tengah mengikuti perkembangan zaman dalam menjalankan usahanya, katanya lagi.

Seperti pengusaha jajanan dan oleh-oleh khas Sergai, yang menjajakan dagangannya dengan memanfaatkan pesatnya perkembangan teknologi, tak perlu jauh lagi dalam menjajakan dagangan, namun dengan menggunakan teknologi, seperti smartphone saja, mereka bisa meraup omset dari pelanggan, sebutnya.

Siraman rohani yang disampaikan oleh Ustadz Samin Pane mengatakan, bahwa dalam hidup harus mengingat kebaikan orang.

Apa yang orang lakukan kepada kita, ingatlah selalu, katanya.

Ingatlah keburukan yang telah kita lakukan, sekecil apapun keburukan yang kita lakukan, maka harus diingat agar tidak terulang kembali, ujarnya.

Selain itu, ada dua hal  yang harus dilupakan dalam hidup. Pertama adalah kebaikan kita yang pernah kita lakukan atau berikan kepada orang lain, agar tidak timbul rasa sombong dari dalam diri. Jika ada kesalahan orang yang pernah dilakukan kepada kita maka  harus kita lupakan, agar tidak ada dendam yang berkepanjangan, akhirnya.

Hadir juga dalam acara tersebut, Ketua DPRD Sergai, dr Riski Ramadhan Hasibuan, unsur Forkopimda, Sekdakab Sergai, H M Faisal Hasrimy, AP, M.AP, Ketua MUI Sergai, KH Luckman Yahya, Ketua TP PKK, Ny Hj Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI, Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya, Ketua DPW Sergai, Ny Uke Retno Faisal Hasrimy, para Kepala OPD, Camat dan unsur Muspika serta ratusan masyarakat.(ari)

Published in Serdang Bedagai

Sergai (sumut24.net) - Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman menghadiri Peresmian BUMDes Bersama”Bintang Harapan” Kec. Bintang Bayu bertempat di Kec. Bintang Bayu Sergai Jum’at (15/11).

Bupati Sergai Ir H Soekirman pada kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukur dengan semakin banyaknya jumlah BUMDes di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat. Jumlah yang banyak ini juga harus diiringi dengan keseriusan untuk menjaga kestabilan agar roda produktifitasnya tetap terjaga.

Dengan menjaga kestabilan, maka BUMDes kita akan hidup dan semakin berkembang kedepannya. Pihak terkait mesti menjalankan konsep transparan dalam pengelolaannya dan harus didasari dengan rasa tanggung jawab.

Mengharapkan BUMDes bukan hanya sekadar lembaga dengan fungsi terbatas, namun juga bisa menjadi objek wisata. Seperti yang sedang digalakkan oleh Kabupaten Sergai jika seyogyanya setiap tempat dapat dijadikan tempat wisata

Tak lupa Bupati meminta pengurus BUMDes dapat memahami kemajuan teknologi agar BUMDes dapat dikenal banyak orang melalui publikasi citra positif lewat media sosial yang mudah menjangkau khalayak dalam lingkup sangat luas. Pada akhirnya jika BUMDes dapat menjalankan fungsinya, dikenal dan mendapat dukungan dari masyarakat desa tentu akan memunculkan rasa bangga bagi daerah di mana BUMDes itu berdiri.

Secara sekilas menyinggung perihal temuan desa fiktif di beberapa daerah yang rawan memunculkan manipulasi dan kerugian negara. “Namun kita patut bersyukur hal tersebut tidak ada di Sergai. Malah desa-desa di Sergai menjadi semakin jelas keberadaanya dengan kemajuan BUMDes-BUMDes yang ada.

Sambutan Ketua BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa) Kecamatan Bintang Bayu yang sekaligus Sekretaris BUMDES Bersama Bintang Harapan Purwono menyebutkan BUMDes yang dibentuk di kecamatan Bintang Bayu diharapkan sebagai kegiatan yang berkelanjutan dan berkesinambungan dengan pengelolaan menjadi yang mandiri yaitu dapat dipertanggungjawabkan dan dipercaya.

Dengan adanya peraturan bersama dan keputusan bersama kepala desa menjadi aset SPP (Simpan Pinjam Kelompok Perempuan) menjadi pengelolaan yang berlegalitas.

Jika kedepannya program yang akan dilaksanakan adalah meningkatkan potensi kelompok melalui SPP, menjadi mitra usaha untuk usaha ekonomi produktif, mampu menciptakan kelompok-kelompok yang ada di desa menjadi mandiri dan terakhir mampu menciptakan rencana-rencana baik jangka pendek dan panjang berupa pengembangan aset-aset yang ada di Kelembagaan BKAD.

Peresmian BUMDes ini juga dihadiri oleh Kadis PMD Sergai H. Ikhsan, A.P., Camat Bintang Bayu Sri Hermawati,S.Sos, dan Ketua Asosiasi BKAD Sergai Lukman Nur Hakim.(ari)

Published in Serdang Bedagai

Sergai (sumut24.net) - Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKK Sergai yang digelar di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Kecamatan Sei Rampah, Jumat (15/11).

Selain Bupati, turut hadir dalam rapat, Ketua TP PKK Ny Hj Marliah Soekirman,  Ketua DPC GOPTKI Ny Hj Rosmaida Daram Wijaya, Ketua DWP Ny Uke Retno Wahyuni Faisal Hasrimy, Kepala OPD, Pengurus TP PKK Kabupaten dan Kecamatan, serta para narasumber dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.

Ketua Panitia Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya melaporkan, kegiatan ini bertujuan antara lain agar tersosialisasinya hasil rapat konsultasi daerah TP PKK Provinsi Sumatera Utara yang dilaksanakan pada 5 s/d 6 April 2019 lalu di Medan.

Selain itu untuk terinformasikannya program unggulan yang dihasilkan dalam Rapat Konsultasi Nasional TP PKK di Jakarta, serta kepengurusan dan kelembagaan PKK, selain mempriotitaskan Program Kerja Pokja I s/d IV berdasarkan hasil Rakonda PKK Tahun 2019.

Sedangkan Ketua TP PKK Ny Hj Marliah Soekirman menyampaikan, seiring dengan perkembangan waktu dan berbagai hasil kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) selama periode 2010-2015, perlunya peningkatan sistem komunikasi, informasi, sosialisasi, fasilitasi, publikasi serta peningkatan kemitraan dengan lembaga-lembaga pemerintah, swasta serta lembaga/organisasi kemasyarakatan lainnya.

“Melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2019 ini, marilah kita merefleksikan dan mengevaluasi bersama program kerja yang kita laksanakan ini, baik kebijakan umum maupun teknis. Rakerda yang kita laksanakan ini adalah sebagai informasi yang harus kita ketahui, baik berupa hasil-hasil keputusan, perubahan maupuan hasil rapat yang harus kita sosialisasikan ke desa atau kelurahan. Informasi ini sangatlah penting karena hasil Rakerda ini menjadi usulan kepada TP PKK Provsu yang akan dibawa pada Rakernas PKK ke-IX Tahun 2020 nanti,” ujarnya.

Lanjutnya, keaktifan seluruh anggota TP PKK dalam mengikuti Rakerda ini akan sangat menentukan kesiapan dan penguasaan dalam menjabarkan hasil kesepakatan Rakerda di daerah masing-masing, terutama kegiatan-kegiatan khusus untuk masing-masing bidang, baik sekretariat maupun Pokja-Pokja yang terkait hasil rumusan Rakerda PKK Tahun 2019.

Sementara Bupati Sergai Ir H Soekirman mengucapkan syukur kepada Allah SWT sehingga dapat terlaksana kegiatan Rakerda PKK Kabupaten Sergai Tahun 2019.

“Kondisi keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat mempunyai arti yang besar dalam proses pembangunan, karena kondisi keuangan dapat menjadi barometer bagi kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Untuk membina keluarga secara langsung dan menjangkau sasaran sebanyak mungkin, maka peran Gerakan Pemberdayaan dan Kesehateraan Keluarga (PKK) yang dikelola dan dilaksanakan TP PKK disetiap jenjang sangat penting. Tantangan terbesar yang kita hadapi saat ini antara lain pengembangan SDM, pergeseran tata nilai, pemanfaatan SDA, Iptek, perkembangan tatanan internasional dan penanganan manajemen pemerintahan dan pembangunan nasional yang dipengaruhi oleh berbagai faktor terkait,” ujarnya.

Sebagai pembina TP PKK, Bupati mengajak seluruh OPD dan komponen masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif, membantu gerakan kesejahteraan keluarga, mandiri dan bertaqwa kepada Tuhan YME melalui program-program yang bersentuhan langsung dengan mensejahterakan masyarakat. “Kemudian daripada itu, agar hendaknya anggota TP PKK menjaga sikap dan perilaku serta benar-benar mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati mengakhiri.(ari)

Published in Serdang Bedagai

Sergai (sumut24.net) - Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman meresmikan Kampung Budaya Jawa di Kampung Ibus Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Sergai, Kamis (14/11). Selain Bupati, turut juga hadir perwakilan Dinas Sosial Provsu Kasi Korban Bencana Sosial Muntasyah, perwakilan Forkompimda, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat Sei Rampah Nasaruddin Nasution beserta Muspika, Tokoh Pemekaran H. OK David Purba, Kepala Desa, Tokoh adat dan budaya, tokoh masyarakat, ormas, paguyuban Temu Kangen Bedah Budaya serta Sinar Budaya, dan ratusan masyarakat sekitar.

Kadis Pora Parbud Sudarno SSos MSi dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan melestarikan budaya khususnya budaya Jawa di Kabupaten Sergai. Dalam pelaksanaannya telah dilakukan beberapa kegiatan guna pembentukan Kampung Budaya Jawa di Kampung Ibus Desa Sei Rampah yakni, peninjauan lokasi Kampung Ibus guna ditetapkan sebagai Kampung Budaya, disusul pembentukan Struktur Kampung Budaya Jawa, penyerahan bibit tanaman buah dan apotik hidup, penyerahan bantuan pakaian adat, pembuatan gapura Kampung Budaya Jawa, see a peliputan peresmian Kampung Budaya Jawa.

Sedangkan Tokoh Masyarakat Jawa Misnan mengaku bangga dan kehormatan atas dipilihnya Kampung Ibus ini sebagai Kampung Budaya Jawa yang pertama di Kabupaten Sergai. Secara sejarah, suku Jawa pertama kali menginjakkan kakinya di Kabupaten Sergai ini dimasa Kerajaan Melayu sekitar tahun 1908 yang lalu.

“Ucapan terimakasih kepada Bupati-Wabup dan Pemerintahan Kabupaten Sergai yang telah memperhatikan sarana infrastruktur jalan dalam rangka mempersiapkan terbentuknya Kampung Ibus sebagai Kampung Budaya serta kepada seluruh masyarakat Kampung Ibus yang telah bergotongroyong mempersiapkan segalanya hingga terlaksananya kegiatan ini,” ujarnya.

Beliau juga mengapresiasi dan bangga kepada para remaja yang begitu menggugah dan berfikir maju ke depan dalam rangka melestarikan budaya khususnya budaya Jawa didaerah kita ini.

Sementara Bupati Sergai Ir H Soekirman bersyukur kepada Allah SWT yang telah mengizinkan melaksanakan uri-uri yaitu peresmian Kampung Budaya Jawa. “Sergai saat ini memiliki jargon ataupun kampanye “Pataya” yaitu Pangan, Pertanian dan Budaya yang harus diingat khususnya kaum muda. Dalam hal Pangan, karena kita hidup harus makan, kita kerja untuk mendapatkan makanan. Saya ingat pada tahun 1989 lalu saya telah membantu daerah ini membenahi saluran irigasi agar masyarakat desa ini dapat mudah dalam mendapatkan pengairan lahan pertanian,” ujar Bupati.

Sedangkan dalam hal Pariwisata, beberapa waktu yang lalu Bupati bertemu Pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dipertemukan dengan bintang film nasional. Dalam pertemuan itu dibahas kemungkinan pembuatan film layar lebar yang berlokasi di Kabupaten Sergai.

“Tentu pertanyaannya adalah yang ingin ditunjukkan dan ditonjolkan apa, serta SDM yang mendukung. Jika hal ini terwujud, tentu daerah kita ini akan terkenal menjadi objek wisata seluruh Indonesia akan menonton. Hal ini menjadi tanda-tandanya bahwa Serdang Bedagai ini akan terkenal, dan semuanya diawali di Kampung Ibus ini,” ujarnya.

Menurut Bupatai, ada 10 upaya melestarikan keunggulan budaya-budaya sesuai UU Nomor 5 Tahun 2017 antara lain, yaitu lisan (kata-kata), manuskrip (naskah-naskah kuno), adat, ritus (cara beribadah), pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat seperti gobak sodor, patok lele, serta lainnya dan yang terakhir olahraga tradisional yang diharapkan di Kampung Ibus ini akan hidup sebab karena disini banyak tokoh dan anak-anak muda yang potensinya sangat luar biasa.

Pada kesempatan tersebut Bupati Soekirman menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Sosial RI yang telah memberikan bantuan kostum wayang orang guna mendukung upaya menumbuhkan kembali pelestarian budaya khususnya wayang orang yang telah semakin sulit ditemui di Sumut.

“Harapannya agar nantinya kami akan menyampaikan sosialisasi-sosialisi terkait masalah pembangunan, sosial, kemasyarakatan, kesehatan ataupun lainnya melalui media pertunjukan wayang orang sebab bukan hanya suku Jawa yang tertarik, namun juga suku lainnya. Kemudian melalui momen ini kami juga menekankan komitmen akan terus menjalin kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan khususnya Dirjen Budaya agar dapat terus membina kami karena pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah telah disusun untuk Tanah Bertuah Negeri Beradat ini,” ujarnya.

Acara diisi dengan penandatanganan Prasasti Kampung Budaya Jawa, Penyerahan 45 set Pakaian Wayang Orang dari Kementerian Sosial RI yang diserahkan Bupati Soekirman kepada Tokoh Budaya Jawa H. Poniman, peninjauan kuliner khas Jawa serta pertunjukan tari serta penampilan wayang orang dengan lakon perang Pandawa dan Kurawa.(ari)

Published in Serdang Bedagai

Sergai (sumut24.net) - Anggota DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Hari Ananda S. Pd, M.SP secara tegas meminta kepada Bupati Sergai dalam hal ini pihak dan dinas yang berkaitan untuk melakukan pemeriksaan kembali terhadap usaha ternak Babi yang ada di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai.

Wabah Hog Cholera yang terjangkit di kabupaten sergai serius dan penanganannya harus lebih cepat oleh Pemerintah.Wabah dan pencemaran lingkungan yang me wabah akibat bangkai babi yanh dihanyutkan ke sungai oleh masyarakat yang tidak bertanggung jawab, pemerintah harus tanggap cepat untuk melakukan swepping dan memberikan sanksi tegas terhadap peternak yang tidak bertanggung jawab. Ujarnya, Rabu (13/11) sore.

Para peternak Babi karena telah melakukan pelanggaran UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH) No. 23 tahun 1997 tentang kelestarian lingkungan hidup yang tindakan melakukan pengerusakkan dan pencemaran lingkungan, dan apabila sengaja mengakibatkan Pencemaran dan/atau perusakkan lingkungan hidup ancaman pidana paling lama 10 Tahun penjara dan denda paling banyak 500jt rupiah. Tegas Hari Ananda, S.Pd., M.SP anggota DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan itu.

Lanjutnya, oleh sebab itu, pemerintah jangan hanya melakukan pembukaan posko pengaduan dari tingkat kecamatan seperti diungkapkan dinas Ketapang sergai dalam Rapat Koordinasi yang digelar kemarin tapi bagaimana agar tindakan pencegahan yang harus dilakukan dengan vaksin dan penyemprotan dilakukan dengan maksimal dan rutin agar tidak meluas virus hog cholera.

Diharapkan juga, kata Hari Ananda. bahwa tindakan yang dilakukan dinas lingkungan hidup dengan melakukan uji hasil laboratorium yang akan menunggu tujuh hari kedepan dianggapnya kurang tepat yang seharusnya melakukan sweeping bekerjasama dengan dinas Ketahanan pangan dinas peternakkan, dinas lingkungan hidup, SatpolPP Dan kepolisian melakukan razia kepada peternak yang tidak berizin harus ditutup dan disesuaikan dengan perda RT/RW juga memberikan sanksi tegas terhadap oknum masyarakat yang membuang bangkai ke sungai sebagai efek jera.

Karena dampak pencemaran lingkungan ini selain meresahkan masyarakat dengan ditemukan bangkai yang berserakkan mengapung disungai bermuara ke laut sehingga terkontaminasi lingkungan, menurunkan konsumsi masyarakat terhadap ikan laut dan berdampak menurunnya daya beli masyarakat terhadap ikan. Tutupnya.(ari)

Published in Serdang Bedagai

Sergai (sumut24.net) - Pemerintahan Kabupaten Serdang Bedagai memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2019 di Desa Besar II Terjun Kecamatan Pantai Cermin, Kamis (14/11).

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman dalam sambutannya yang diwakili oleh Sekdakab H M Faisal Hasrimy AP MAP mengajak para orang tua untuk senantiasa memperhatikan hak-hak anak. ” Mari kita rawat dan kita asuh anak-anak dengan penuh kasih sayang dan tanggungjawab,” sebutnya pada acara peringatan Hari Anak Nasional tahun 2019 yang mengangkat tema peran keluarga dalam perlindungan anak dengan slogan “kita anak Indonesia, kita gembira.”

Lanjutnya, jika kualitas anak dan generasi muda menentukan tingkat kemajuan bangsa. “Setiap anak perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh berkembang secara optimal baik fisik, mental maupun sosial. Tidak kalah penting anak juga harus memperoleh perlindungan dan terpenuhi hak-haknya,” ujarnya.

Terkhusus kepada anak-anak di Sergai, Bupati berpesan agar terus belajar, rajin beribadah dan berolahraga. “Hormat dan taatlah kepada orang tua dan guru kalian. Teruslah berprestasi, berkreasi dan berinovasi agar anak-anakku menjadi manusia yang unggul di masa depan,” ucap Soekirman di hadapan para anak-anak pelajar yang juga hadir dalam acara ini.

Bupatai secara khusus meminta kepada remaja agar menjauhi narkoba dan menghindarkan diri dari berbagai aktivitas yang tidak baik dan tidak bermanfaat. “Di era keterbukaan informasi dan majunya teknologi media, Bapak berpesan, agar kalian tidak terpengaruh dan tergiur oleh materi media yang negatif, serta hiruk pikuk budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai dan kepribadian bangsa,” ujarnya.

Bupati juga menyebut jika Sergai telah banyak melahirkan berbagai program, kebijakan dan kegiatan yang fokus memperhatikan anak seperti pengurusan akta kelahiran gratis yang saat ini juga dinas P2KBP3A membuat perjanjian kerjasama dengan Dinas Capil tentang pemenuhan hak sipil anak seperti akte kelahiran dan kartu Identitas Anak (KIA), wajib belajar 12 tahun, puskesmas ramah anak, sekolah ramah anak, desa layak anak serta sudah terbentuknya pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) Kabupaten Sergai sekaligus telah dibentuknya Forum Penanganan Kekerasan Anak (FPKA) di kecamatan.

Kadis P2KBP3A Hj Irwani Jamilah SH MSi selaku ketua panitia penyelenggara Hari Anak Nasional Tahun 2019 menyampaikan, tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman bahwa anak merupakan generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa dan semangat kebangsaan dan karenanya anak harus memiliki bekal keimanan, kepribadian, kecerdasan, keterampilan.

“Jiwa dan semangat kebangsaan serta kesegaran jasmani agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang berbudi luhir, bersusila cerdas dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Lanjutnya, peringatan ini diagendakan dalam beberapa kegiatan yaitu pemberian bingkisan bagi anak berprestasi dalam berbagai bidang sebanyak 10 orang, pemberian kartu Identitas anak secara simbolis, pemeran buku oleh mobil perpustakaan keliling kantor perpusatakaan arsip dan dokumentasi, temu wicara bersama anak dan hiburan.

Dalam kegiatan HAN ini hadir juga Wakil Ketua DPRD Sergai Merlin Barus, Ketua TP PKK Sergai Ny Hj Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Sergi Ny Hj. Rosmaida Darma Wijaya, Ketua DWP Sergai Ny Uke Retno Faisal Hasrimy, para Kepala OPD, para Camat, PKK se-Kecamatan Sergai, serta anak-anak Kabupaten Sergai.(ari)

Published in Serdang Bedagai
Page 1 of 10

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Saran selalu di pertimbangkan. Dilarang keras Copas Kecuali lampirkan sumber. " Informasi Akurat Dan Terpercaya " . Terimakasih

This module can not work without the AcyMailing Component

Iklan