Items filtered by date: July 2019

LABUHANBATU ( sumut24.net ) - Usaha memproduksi batu pecah (stone crusher) diduga tidak memiliki izin bebas beroperasi disekitaran Dusun Gariang, Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Labuhanbatu atau di bantaran sungai Bilah.

Informasi yang diterima menyebutkan bahwa kegiatan pemecahan batu sungai itu telah beroperasi sejak lama dengan memproduksi ratusan ton batu pecah (Split) berbagai ukuran.

" Sudah lama itu beroperasi, mereka mengeluarkan hasil produksi pada malam hari" bilang salah seorang warga di sekitaran lokasi,selasa (30/07) .

Dari pantauan wartawan  terlihat satu unit becko sedang beroperasi mmemasukkan material batu kerikil ke mesin pemecah.

Suara berisik batu kerikil yang dimasukkan ke dalam mesin, terdengar jelas dari lokasi usaha pemacah batu yang berada di bawah tower Sutet tersebut.

Disana juga terlihat sejumlah tumpukan batu yang telah dipecah dari mesin berwarna kemerahan itu.

Sementara terkait itu KTU Cabang Wilayah IV, Dinas ESDM Sumut, Z Peranginangin menegaskan bahwa pihaknya tidak ada mengeluarkan izin Stone Crusher (Pemecahan batu) untuk wilayah Labuhanbatu.

“Terima kasih infonya, dalam waktu dekat akan kita tinjau lokasinya. Memang, untuk Labuhanbatu setahu saya belum satupun izin stone crusher dikeluarkan,” bebernya.(Liputan:Gofu)

Published in Labuhan batu

Labuhanbatu ( sumut24.net ) -  Gabungan mahasiwa Labuhanbatu yang tergabung di Generasi Pemerhati Labuhanbatu geruduk Kantor DPRD Labuhanbatu , selasa (30/07/2019) dimulai sekira pukul 09:00 Wib sampai selesai.

Aksi dari mahasiwa ini mendapat pengawalan dari satpol pp Kabupaten Labuhanbatu , Polres Labuhanbatu juga pihak Tni , Mahasiswa menilai selama 5 tahun pengabdian para anggota dprd yang duduk tersebut hanya memiliki 5% pencapaian kerja dan selain itu mahasiswa juga mengkritik keras yang mana para anggota dprd meminta dan memaksakan ke Pemkab Labuhanbatu agar menganggarkan kungker mereka ke bali .

Melalui toa di genggaman sang orator dengan keras dan lantang menyuarakan , agar Pemkab Labuhanbatu jangan mau di intervensi oleh para anggota Dprd dan mahasiwa siap bergerak bersama demi kepentingan masyarakat dan disini kami memberikan piagam pencapaian kerja kepada Dprd Labuhanbatu dengan persentasi 5 % dan angka tersebut sangatlah fantastik , jangan ketika di akhir masa jabatan malah hendak plesiran ke bali dengan menggunakan uang rakyat ' Tegasnya.

Warga yang berada di sekitar lokasi aksi juga sangat menyangkan ulah para Dprd tersebut dan enggan menyebutkan namanya , beliau mengatakan " Sebagai masyarakat Labuhanbatu pastinya kami kecewa dan berharap untuk anggota Dprd yang terpilih kemarinuntuk periode 2019-2025 jangan lagi hanya memeningkan diri sendiri atau golongan tapi berdiri tegaklah untuk kepentingam masyarakat " ujarnya.

Usai melaksanakan aksi damai tersebut sekira pukul 11:00 Wib , salah seorang mahasiswa mewakili rekan lainya juga masyarakat , mengatakan kepada sumut24.net " Piagam tersebut sangat pantas buat mereka karena hampir 5 tahun mereka duduk disana tidak ada memikirkan untuk kepentingan masyarakat dan penilaian pencapaian kerja mereka cuma 5 % itu sudah berdasarkan oerhitungan dan pertimbangan yang pas dari berbagai sumber referensi dan sekali lagi kami meminta Pemkab Labuhanbatu jangan mau di intervensi oleh para anggota dPRD tersebut " tutupnya.(gofu)

 

Published in Labuhan batu
Jakarta ( sumut24.net ) - 29/07/19 : Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA),  AAP Alias Devano alias Prass pelaku kejahatan untuk tujuan  seksual komersial  terhadap anak melalui cara "Child Grooming" (prostitusi online menggunakan medsos) dapat diancam  dengan dua Ketentuan UU RI  sekaligus yakni UU RI Nomor : 17 Tahun 2016 tentang Penerapan PERPU No. 01 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU RI Nomor : 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak junto pasal 82 UU RI Nomor : 35 Tahun 2014 mengenai perubahan atas UU RI Nomor : 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana pokok minimal 10 tahun pidana dan maksimal 20 tahun penjara.

Arist menambahkan, mengingat kejahatan seksual terhadap anak apapun bentuk dan modus operandinya adalah kejahatan terhadap kemanusia dan luar biasa (extraordinary), maka pelaku dapat dijerat dengan hukuman tambahan dan pemberatan  yakni hukuman  seumur hidup dan bahkan kebiri melalui suntik kimia jika pelaku telah melakukan berulang-ulang dan sudah menjsdi residivis.

Dari hasil penyidikan  yang dilakukan Polda Metro Jaya bahwa modus operandi pelaku, bawa yang bersangkutan  membuka akun di permainan "game online" demikian disampaikan  Direktur Kriminal khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya,  Kombes Pol.  Iwan Kurniawan kepada sejumlah wartawan di Polda Metro Jaya,  Senin 29 Juli 2018.

Aplikasi "game online" itu disebut Iwan  bernama "Hago" yang memungkinkan para pemainnya dapat bertukar nomor telepon seluler atau ponsel.
Setelah mengantongi nomor ponsel korbannya, kemudian pelaku menghubungi target sasaran sebagai korban dan mengajak berkomunikasi via video call. Saat menggunakan video call ini, kemudian pelaku mengajak korban- korbannya untuk melakukan perbuatan mengarah pada tindakan asusila.  Kemudian pelaku mencoba untuk mengajak korban  melakukan seks menggunakan WhatsApp call.
Yang dilakukan pelaku sempat memberitahu atau mengajak korban untuk sampai buka pakaian,  memperlihatkan  kemaluan,  dan juga mengajak korban mansturbasi.

Ketika berkomunikasi dengan video call itu, kemudian  pelaku merekam dan mendokumentasikan  untuk  digunakan pelaku memeras korban 

Dari penyidikan itu,  polisi mengetahui pelaku menyasar anak-anak dari usia 9 hingga 15 tahun.  Sejauh ini para pelaku diketahui sudah 10 kali melakukan aksinya.
Hal itu dimungkinkan lantaran game itu mewajibkan pemainnya mengisi identitas termasuk usia.

Pada saat pelaku Buka akun di situ,  otomatis pelaku tahu targetnya umur dibawah 15 tahun.

Setelah Polisi menerima laporan dari seorang se orangtua korban, akhirnya 25 Juni 2019 polisi berhasil membekuk pelaku  bernisial AAP alias Prasetya Devano alias Depras dan saat ini telah ditangkap dan ditahan untuk dimintai pertanggungjawabab hukumnya.

Mengingat penggunaan gaway atau HP dan sejenisnya  telah menjadi ketergatungan (adiksi) dalam kehidupan masyatakat termasuk anak balita, maka diperlukan kewaspadaan yang tinggi dalam menggunakan dan atau memanfaatkan gaway,  media sosial yang kita miliki.  Anak-anak kita harus steril dari bahaya dan dampak radiasi yang ditimbulkan alat komunikasi.

Sebab ditemukan laporan bahwa diperkirakan   jutaan anak balita saat ini tergantungn (adiksi) dengan gaway  dan ditakutkan  pulacakan menimbulkan gangguan terhadap   kesehatan mental ana dan rusak kesehatan mata anak.

Meningkatnya kecanggihan teknologi yang kita miliki, meningkat pula dampak negatif dan modus operandinya. Ini terlihat dalam kehidupan kita,  semakin canggih  produk alat komunikasi , semakin canggih pula  kejahatan yang ditimbulkankannya. Banyak pemakai memanfaatkan kecanggihan alat komunikaai  tersebut untuk menipu dan melakukan kejahatan termasuk Child Gooming untuk tujuan seksual komersial anak. Anak-anak sangat rentan tertipu, bujuk rayu, janji-janji dan tipu muslihat untuk di eksploitasi eksploitasi seksual. 

Modus operandi inilah yang dilakukan AAP alias Prass beruntung Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku sehingga bisa mengungkap tabir jaringan prostitusi anak dengan memanfaatkan media sosial grooming.

Oleh sebab itu, Komnas Perlindungan Anak memberikan kerja cepat Polda Metro Jaya yang telah berhasil membongkar jaringan Child Grooming ini, dan  mengajak masyarakat untuk mendukung Gerakan Nasional  Antisipasi dampak negatif  Penggunaan Media Sosial, demikian disampaikan Arist Merdeka di Jakarta  Selasa 30/07.(ams)

 

Published in Nasional
Labura ( sumut24.net ) - Fadli Syahputrah Sitorus ( 29 ) tega menghabisi nyawa istrinya sendiri yang bernama Irmayani br. Sianipar (29), warga Dusun l Desa Damuli Pekan Kecamatan Kualuh selatan, karena menolak diajak berhubungan badan serta dibakar api cemburu , senin (29/07/2019) sekira pukul 01.00 Wib.
 
Menolak diajak berhubungan intim yang berujung maut ini terungkap, setelah polisi berhasil mengungkap kasus kematian seorang wanita paruh baya yang di temukan tewas dalam keadaan terlentang di atas tempat tidur dan sudah tidak beryawa lagi.
 
Berdasarkan surat Laporan polisi nomor: LP/130/VII/2019/SU/RES.LBH/SEK.KUALUH HULU ( 29 / 7 / 2019 ) personil unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Gunawan Sinurat,SH,MH melakukan olah TKP di Dusun I Desa Damuli Pekan KacamatanKualuh Selatan.
 
Kapolsek Kualuh Hulu AKP Asmon Bufitra, SH, melalui Kanit Reskrim IPDA Gunawan Sinurat,SH,MH menjelaskan , tersangka membunuh korban dengan mencekik leher korban sampai lemas dengan menggunakan kedua tangan hingga korban lemas dan meninggal dunia .
 
Kemudian untuk memastikan korban benar benar sudah meninggal , tersangka menjerat leher korban dari belakang dengan sekuat-kuatnya menggunakan tali nilon yang berada di kamar korban , tali bekas ayunan anak bayi yang tergantung di plafon.
 
Tersangka mengaku membunuh korban secara spontanitas setelah pertengkaran dan motifnya adalah karena tersangka cemburu kepada korban , akibat korban sering main HP dan ketika tersangka minta berhubungan seksual, korban tidak pernah mau ungkapnya. ( adi )
Published in Hukrim

Sergai (sumut24.net) - Siti Aisyah (40) warga Dusun V, Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Provinsi Sumut menderita tumor ganas dibagian leher sebelah kiri membutuhkan uluran tangan / bantuan para dermawan dan pihak lainnya.

Ibu Rumah Tangga (IRT) mempunyai anak 3 itu saat ini sedang dirawat dikediaman orangtuanya, Maimunah (74) warga Dusun IV Pematang Kedah, Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai dengan kondisi sangat memprihatinkan terlihat penyakit dideritanya semakin membesar dan nyaris memecah.

Saat ditemui suami Siti Aisyah, Sarjuk (44) kepada media ini, Selasa (30/7/2019) sekitar pukul 11.00 WIB menerangkan berawal pada bulan Desember 2018 lalu, isterinya menyari kayu bakar lalu mengangkat kayu tersebut diatas kepalanya kemudian seperti tersentak dan timbul rasa sakit dibagian leher sebelah kiri, kemudian dikusuk-kusuk berulang kali tapi tidak membaik bahkan semakin membengkak kemerah-merahan.

"Terus dibawa berobat ke klinik Tanjung Beringin dan Teluk Mengkudu, awalnya diterangkan katanya infeksi namun tetap juga tidak ada perubahan. Hingga semakin membesar, dibawa lagi berobat ke RSU Melati Perbaungan pada bulan Mei 2019 dinyatakan hasil pemeriksaan juga infeksi,paparnya

Selanjutnya, kata Sarjuk pada bulan Juni 2019 dirujuk kembali ke RSU H Adam Malik Medan dan mendapatkan selembar kertas Hasil Pemeriksaan Instalisasi Radiologi MSCT Scan Nasoparing dengan I.V Contrast, RSU Pusat H Adam Malik, Medan nomor registrasi 06 - 01- 01 - 201900024099 - 007 dengan hasil tumor nasofaring dengan pembesaran KGB colli sinistra.

"Pulang dari RSU Adam Malik, pernah diperiksa oleh bidan Desa Bogak Besar dan hanya dikunjungi Kepala Dusun IV - V Desa Pematang Kuala, namun hingga saat ini belum ada pihak lainnya meninjau keberadaan kami,"ceritanya dengan nada sedih.

Ditambahkannya, hingga sekarang penyakit yang diderita isterinya tersebut semakin membesar, namun kita tetap merawatnya sendiri dirumah karena keterbatasan kebutuhan hidup lainnya sehingga tidak membawa lagi berobat kerumah sakit.

Sarjuk juga bersyukur dan mengucapkan terimakasih melalui Pemerintah Desa Pematang Kuala juga sudah peduli dan melakukan penggalangan dana membantu Siti Aisyah untuk kebutuhan sehari-harinya.

"Kondisi saat ini sangat memprihatinkan tidak bisa berjalan, makan susah dan bicara kesulitan karena lidah kaku sehingga hanya dapat terbaring ditempat tidurnya dikarenakan penyakit tumor dideritanya semakin membesar,pungkasnya dengan nada sedih.(ari)

Published in Serdang Bedagai

Sergai (sumut24.net) - Wakil Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya membuka kegiatan penguatan kapasitas/pelatihan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Sanitasi Tahun 2019 di Aula Hotel Grand Antares Medan, Senin (29/7).

Selain Wabup, kegiatan ini dihadiri Kadis Perkim H Dasril SKM MKes, Sekretaris Hotbin Sinurat, para Kabid, Kepala UPT Pelayanan Air Minum Teguh Achmad Pane ST MSi, Perwakilan OPD, Narasumber dari Yayasan Bina Ekonomi Sosial Terpadu (BEST) Jakarta serta Satker Air Minum Provsu Kementerian PU dan Pera RI, dan TFL dan KSM se-Sergai.

Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman H Dasril SKM dalam laporannya menyebutkan tujuan kegiatan ini untuk mensosialisasikan, merencanakan, melaksanakan, mengawasi, memonitor, supervisi dan mengelola kegiatan pembangunan sanitasi. Selain itu juga untuk meningkatkan kualitas pembangunan pengelolaan sarana sanitasi, meningkatkan kapasitas serta menumbuhkan kesadaran KSM pengelola sanitasi berbasis masyarakat dalam mengoperasikan dan memelihara sarana sanitasi terbangun.

“Juga meningkatkan cakupan pelayanan sanitasi dan kualitas kesehatan masyarakat melalui perluasan akses dan pelayanan air limbah yang layak melalui proses pemberdayaan masyarakat dan agar dapat memiliki pengetahuan dasar teknologi dan teknis disamping segi pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini menurutnya, diikuti oleh 103 Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) se-Sergai dan 6 orang Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) dengan perincian 2 orang TFL Teknis dan 4 orang TFL Pemberdayaan. Sementara narasumber berasal dari Yayasan Bina Ekonomi Sosial Terpadu (BEST) Jakarta dan Satker Air Minum Provsu Kementerian PU dan Pera RI.

Sedangkan Wabup H Darma Wijaya dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan, sesuai amanat UUD 1945 tentang hak setiap orang untuk hidup sejahtera, lahir dan bathin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, sanitasi merupakan hak dasar bagi setiap masyarakat yang harus dipenuhi oleh negara.

“Selama kurun waktu mulai tahun 2012 hingga sekarang, Pemkab Sergai melalui Dinas Perkim telah banyak melaksanakan pembangunan dan pengembangan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), baik skala kawasan, komunal maupun skala individu. Salah satunya adalah pembangunan IPAL dengan kombinasi MCK yang dilengkapi jaringan perpipaan yang tercatat telah terbangun lebih kurang 50 unit dilaksanakan dengan sistem swakelola bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK),” ujarnya.

Kegiatan ini menurut Wabup, dilatarbelakangi oleh banyaknya fasilitas yang diberikan tidak tepat fungsi dan peruntukannya serta akhirnya terbengkalai. Hal tersebut selain dikarenakan KSM yang belum profesional dalam pengelolaan juga dikarenakan SDM yang masih belum memadai serta tingkat kesadarannya masyarakat yang masih rendah akan pentingnya sanitasi dan kebersihan. Oleh karenanya kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dan efektif dalam meningkatkan kinerja kelompok pemanfaat dan pemelihara tersebut yang difokuskan pada KKM yang menjadi cikal bakal terbentuknya KKP yabg menjadi garda terdepan dalam pelayanan sanitasi di masyarakat.

“Latar belakang mengapa pekerjaan ini diserahkan kepada kelompok dan bukan pihak ketiga, karena saya yakin dan percaya kelompok-kelompok ini nantinya selain mengerjakan dengan baik juga akan menjaga fasilitas yang telah dibangun untuk lebih memberikan hasil yang signifikan ditengah-tengah masyarakat. Kepada dinas terkait, kegiatan ini akan kami jadikan sebagai bahan evaluasi dan arahan terhadap operasional dan perbaikan dibidang sanitasi untuk masa yang akan datang,” sebutnya.

Selanjutnya kepada para peserta, Wabup berharap agar segala yang disampaikan oleh narasumber nantinya menjadi acuan untuk dapat hidup layak dan sehat sesuai amanat UUD 1945 dan bermanfaat serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.(ari)

Published in Serdang Bedagai

Medan ( sumut24.net ) - Wisuda sarjana dan pasca sarjana Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua Medan . Institut kesehatan yang begitu favorit se Sumatera dan banyak di minati dari segala propinsi di sumatera ini , untuk bisa kuliah di institut kesehatan tersebut harus melalui seleksi yang begitu ketat dan yang memiliki IQ yang tinggi ( cerdas / pintar ) yang diutamakan masuk di perguruan tinggi tersebut . 

Salah satunya yang tamat di wisuda sarjana farmasi S1 Intitut Kesehatan Deli Husada Medan ini adalah wong deso mahato Rokan hulu Riau yang berkehidupan cukup , Finky Afriani Putri dari bapak Marwan / ibu Fitriani dari desa persiapan mahato cindur jaya kecamatan Tambusai Utara kabupaten Rokan hulu - propinsi Riau. 

Dengan nilai lulusan terbaik , sarjana farmasi ( S1 ), pada wisudawan sarjana Institut kesehatan Deli Husada Deli Tua Medan gelombang ke 3 , hari Selasa (30/07/2019) sekira pukul 9.00 wib di gedung Institut kesehatan Deli Husada Deli tua Medan .

Hasil konfirmasi awak media dengan orang tua Fitri Afriani - Marwan , dia merasa bersyukur dan bangga dengan anaknya, Finky Afriani jurusan Farmasi ( S1 ) lulus / tamat kuliah di institut kesehatan tersebut , dengan kemauan yang tinggi dan tekad yang kuat putri dari Marwan , lulus dengan nilai yang terbaik . 

Lulus tepat waktu / target yang pas , mudah - mudahan putri nya menjadi anak yang berbakti kepada orang tua , bangsa dan negara . 

Ilmu yang di dapat di bangku kuliah , bisa bermanfaat untuk orang banyak , Marwan mengatakan Putri nya , Finky Afriani berniat akan melanjutkan kuliah mengambil Pasca Sarjana Farmasi ( S2 ) .

Semua tergantung putri kita , kami sebagai orang tua selalu mendukung dan memberi semangat, asal putri nya betul- betul melanjut kuliah mengambil Pasca Sarjana (S2 ) dengan tekun dan ber sungguh -sungguh " Ungkap orang tua Finky Afriani - Marwan .( EYT / AJO )

Published in Sumut

Rohul ( sumut24.net ) - SMAN 2 Tambusai Utara kabupaten Rokan hulu Propinsi Riau . Kepala sekolah SMAN 2 Tambut Hj .Abrinita ,S.Ag .Siswa/i SMAN 2 Tambut , Mengadakan demokrasi pemilihan ketua OSIS , periode tahun ajaran 2019/2020 , calon OSIS 1 yaitu Mella Julia putri dari kelas Xll IPA dan M.Al Fajar dari kelas Xll IPA . Calon OSIS 2 Syahrinal Hrp dari kelas Xll IPS dan Alfandi dari kelas X IPA . 

Sebelum kegiatan tersebut acara pemilihan di mulai , yaitu pemaparan visi dan misi dari pasangan masing-masing calon . Untuk program kedepan , apabila di percaya dan terpilih jadi ketua OSIS , periode satu tahun ke depan Ta 2019/2020 , yang pelaksanaan kegiatan pemilihan ketua OSIS di laksanakan pada hari Senin, 29/7/2019 sekira pukul 09.00 wib . Yang di bimbing guru pembimbing OSIS , di halaman sekolah SMAN 2 Tambut . 

Setelah di adakan pemilihan secara demokrasi / luber oleh siswa/i SMAN 2 Tambut , maka terpilih lah ketua OSIS yang baru , yaitu Syahrinal Harahap dan Affandi Ta 2019/2020 . 

Kepsek SMAN 2 Tambut Hj. Abrinita,S.Ag mengucapkan selamat kepada , ketua OSIS yang baru dan pengurus OSIS Ta 2019/2020 . Syahrinal Harahap dan Affandi semoga amanah , dan bekerja dengan baik , selalu berkoordinasi dengan guru pembimbing .

Berdemokrasi lah secara sehat , bersatu untuk memajukan SMANDU Tambut , untuk maju sekolah ini kedepannya harapan beliau .

Pejuang sejati adalah berani maju dalam berkompetisi dan maju berkontribusi untuk orang banyak " ungkap kepsek Hj .Abrinita ,S.Ag ke awak media mengakhiri .

Acara pemilihan tersebut di tutup do'a , salam -salaman dan foto bersama .( EYT / AJO )

Published in Riau
Labura ( sumut24.net ) - Wakapolsek Kualuh Hulu IPTU M. Pasaribu menjadi Irup di sekolah Madrasah Aliyah Negri 2 ( MAN ) Damuli Kecamatan Kualuh Selatan pada senin 29 / 7 / 2019 . M. Pasaribu menjadi Pembina upacara Bendera di 9 sekolah tingkat SLTA diKecamatan Kualuh Hulu dan Kecamatan Kualuh Selatan.
 
Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan Perintah Pimpinan Polri yakni Police Go to Schol dengan tujuan menjalin hubungan timbal balik dalam mewujudkan Situasi  Kamtibmas yang aman tertib dan lancar sehingga diharapkan proses belajar mengajar disekolah tidak ada kendala.
 
Kepada Siswa/ Siswi agar fokus kepada Pendidikan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan nakal yang sering disebut Pergaulan bebas dan bijak dalam menggunakan Sosmed, karena Sosmed apakah itu WA, FB, Line dan lain lainnya apabila kita tidak dapat memfilter berita yang masuk maka kita akan terjerumus kepada Kejahatan, dan juga harus bijak dalam menerima informasi atau berita, silahkan diteliti dahulu apakah Infonya benar, apakah infonya bermanfaat dan jika tidak delete atau dihapus aja dan jangan sampai membagikan info yang belum tentu benar dan bermanfaat apalagi Hoax, kita bisa dipidanakan dengan UU ITE.
 
Selain dari pada itu kepada para siswa /siswi diajak untuk tertib berlalu lintas, bila perlu gunakan alat transport umum atau diantar oleh orang tua dari pada menggunakan kenderaan sendiri , yang beresiko  kecelakaan yang lebih tinggi. Kegiatan ini dihadiri Waka Polsek Kualuh Hulu Iptu M. Pasaribu ,Kepala MAN 2 Labura Reza Faisal ,Babinkabtibmas Desa Damuli Kebun Aipda Raja Husein Siregar , para Guru MAN 2 Labura ,seluruh Siswa Siswi Sekolah MAN 2 Labura .selesai upacara dilanjutkan dengan Penyerahan alat musik Trumpet kepada Pok Drumband MAN 2 Labura . ( adi )
Published in Labuhanbatu Utara

Labura ( sumut24.net ) - Bupati Kabupaten Labuhanbatu Utara H. Kharuddin Syah Sitorus,SE dalam pidato sambutanya diacara puncak HUT Kabupaten Labura 26 / 7 / 2019 , orang nomor satu di Tanah Basimpul Kuat Babontuk Elok ini mengatakan sangat prihatin melihat kondisi para generasi muda yang saat ini sudah dihantui yang namanya Narkoba .

Dimana kita lihat dengan bebasnya peredaran narkoba hingga disetiap sudut perkampungan pun sudah ditemukan yang namanya narkoba .

Saya Bupati Labura sangat mengecam keras yang namanya narkoba, saya melihat saat ini sudah memasuki fase yang sangat memprihatinkan, walaupun kita lihat pemerintah sudah membuat sangsi dan hukuman berat bagi pengedar dan pemakai narkoba tapi kita lihat hari ini masalah narkoba semangkin marak , hukuman berat dan sangsi tidak bisa membuat efek jera .

Oleh sebab itu melalui kesempatan ini dihari HUT kabupaten Labura yang ke - 11 ini saya mengajak semua elemen masyarakat untuk bekerja keras untuk melawan narkoba , mari kita selamatkan generasi muda kita dari bahanya narkoba "  ucap Kharuddin . ( adi )

Published in Labuhanbatu Utara
Page 1 of 19

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Saran selalu di pertimbangkan. Dilarang keras Copas Kecuali lampirkan sumber. " Informasi Akurat Dan Terpercaya " . Terimakasih

This module can not work without the AcyMailing Component

Iklan